Aku kembali lagi....
Melanjutkan cerita yang kemarin...
Maaf kalau jarak waktu postingannya jauh-jauh banget yah....
Maklum... Kadang-kadang koneksinya suka lemot...
Hehehehehehehe........
Semoga kalian belum bosan dengan kisahku ini...
Karna aku juga makin semangat untuk melanjutkan kisahku ini...
Oke...
Silahkan kalian melanjutkan membaca kisah ini ya...
Nikmati dan komentari segala kekurangannya...
Hatiku sedang bahagia sekarang...
Bahagia karna hari-hariku serasa kembali seperti masa kecilku dulu...
Kemanapun aku pergi sekarang...
Aress selalu ada untukku...
Aku tak tau kenapa dia mau sebegitu merelakn waktunya untukku...
Semangatku pun mulai tumbuh lagi...
Tapi baru saja aku menikmati kebahagiaan ini...
Mantan pacarku datang merusaknya...
Dia tiba-tiba muncul lagi dengan wajah yang sangat aku benci...
Dia tau kalau aku sekarang dekat dengan Aress...
Dan dia tak suka itu...
Dia marah-marah padaku...
Sungguh aku benci sekali dengan hal itu...
Apa maksudnya dia harus marah-marah padaku sekarang...
Bukannya kamii berdua sudah tak ada hubungan apa-apa sekarang?
Kupikir sekarng dia seenaknya terhadapku...
Marah-marah dengan mata menantang untuk aku tusuk...
Ya jujur, ingin sekali rasanya aku menusuk matanya dengan garpu...
Aku memang diam saja saat dia marah-marah padaku...
Kupikir aku tak mau berurusan dengan orang gila ini...
Aku tak mau buang-buang tenaga untuk menanggapi amarahnya yang tak jelas ini...
Dia terus saja mengoceh tak jelas...
Sementara aku asyik sendiri berbalas sms dengan teman kecilku Aress...
Terserah dia mau bicara apa soal ini...
Yang jelas aku sudah di buatnya sakit kemarin...
Sampai saat ini aku memang belum bisa memaafkannya...
Jadi maaf kalau saat ini aku tak mau perduli lagi dengannya...
Aku : " Ka... Maaf deh... Udah malem... Lagian gw juga harus ngebantuin nyokap di belakang... Lu tau sendiri kan nyokap itu orangnya gimana? Gw ga mau di omelin cuma gara-gara lu... Jadi lu pulang sekarang deh... Gw juga gak mau dengar lu marah-marah ga jelas terus daritadi... " Aku bicara dengan ekspresi yang datar sekali...
Sekarang aku tak mau memikirkan perasaannya lagi...
Dan dia akhirnya pergi dari rumahku...
Aku meminta Aress menjemputku...
Dengan segera dia datang dan kini sudah di depanku...
Tersenyum manis untukku dan tak lupa mengacak-acak rambutku...
Aku suka sekali kebiasaannya itu...
Setiap bertemu aku, dia pasti melakukannya...
Mengacak-acak rambutku, lalu merapikannya lagi...
Dia hapal... kesebelah mana poniku harus di miringkan...
Aku sangat suka kebiasaannya itu...
Suka sekali...
Minggu, 28 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar on "Aku Suka Kebiasaannya Itu..."
Posting Komentar